1. Profesional IT sering kali mnggunakan jargon untuk menutupi kesalahanya
Sebagai contoh sebuah perusahaan lebih memilih untuk menggunakan sistem operasi Windows karena latar belakang karyawan ITnya memiliki kemampuan lebih menggunakan Windows, padahal menggunakan sistem operasi Linux adalah solusi yang lebih baik.
3. Para staff atau karyawan IT adalah hambatan terbesar dalam menerapkan teknologi yang baru
4. Anda akan banyak menghabiskan waktu dengan teknologi lama dibandingkan dengan mengimplementasikan sesuatu yang baru
5. Vendor dan konsultan IT akan mengakui kehebatanya ketika proyek berjalan dengan baik, sebaliknya anda akan disalahkan jika proyek yang dijalankan gagal
Tetapi anda harus berhati hati, ketika ada sesuatu yang salah beberapa konsultan akan menganggap bahwa andalah penyebabnya, dan mengklaim bahwa solusi yang mereka berikan sudah benar dan bekerja baik pada perusahaan lain. Sebaliknya jika proyek berjalan dengan lancar, mereka akan mengakui kehebatan dalam solusi yang merke berikan dan mengabaikan pekerjaan besar yang telah anda lakukan untuk menyesuaikan dan mengimplementasikan solusi untuk perusahaan anda.
6. Anda akan sering diminta oleh rekan kerja untuk memperbaiki masalah PC mereka dirumah yang bukan bagian dari pekerjaan anda
Beberapa dari mereka bahkan akan membawa PC rumahnya ke kantor anda untuk diperaiki. Jika itu adalah rejeki, maka anda akan dibayar sesudahnya, tetapi tidak sedikit dari mereka yang hanya mengharapkan bantuan anda secara gratis. Membantu orang lain dapat sangat bermanfaat, namun anda harus tahu kapan harus membantu dan kapan harus menolaknya.
7. Sertifikat tidak akan selalu menjamin seseorang untuk menjadi karyawan yang baik
Sertifikasi akan membuka karir anda lebih luas, menunjukkan bahwa anda orang yang terorganisir, ambisius dan memiliki keinginan yang besar dalam memperluas keahlian anda. Jika anda memiliki sertifikasi yang sesuai dengan keahlian anda, maka hal itu akan menjadi nilai tambah dan nilai jual bagi anda. Namun pada kenyataanya banyak pimpinan perusahaan yang mengeluh dengan teknisi yang dipekerjakan berdasarkan sertifikasi.
Mereka umumnya hanya memiliki skill dan kemampuan yang baik dalam bidangnya tetapi tidak tahu bagaimana mengatur atau menangani masalah dengan cepat karena tidak memiliki pengalaman bekerja sebelumnya. Maka sertifikat sebenarnya bukan satu satunya indikator untuk mengukur seberapa baik seseorang dapat bekerja.
8. Anda bisa menjadi orang yang paling dibenci atau paling disegani oleh bawahan anda jika anda seorang manajer IT
Jika anda dapat menangani suatu masalah yang dapat memperpanjang jam kerja bawahan anda, maka anda bisa menjadi atasan yang disegani bagi mereka. Namun sebaliknya jika anda tidak dapat menangani sesuatu yang dapat menghambat pekerjaan atau memperpanjang jam kerja bawahan anda, seperti tiba tiba saja koneksi jaringan sedang down, maka mereka akan menganggap bahwa andalah penyebabnya.
9. Anda akan disalahkan jika terjadi kesalahan konyol pada pengguna komputer
Padahal kesalahannya adalah karena kecerobohan atau kelalaian dari mereka sendiri, seperti ternyata mereka tidak sengaja mencabut kabel mouse dengan kaki mereka, atau bahkan menumpahkan kopi mereka di keyboard komputer.
Anda bisa saja bekerja lebih dari 6 jam pada akhir pekan untuk menyebarkan (deployment) update sebuah software, atau bahkan menerima telepon pada malam hari untuk mengatasi jaringan yang bermasalah. Tidak ada kompensasi waktu selama anda masih dibayar dengan baik.














